HAKIKAT SASTRA ATAU KESUSASTRAAN
Dosen Pengampu : Dr. Abdurahman, M.Pd.
Nama : Juliana Koto
Nim : 22016185
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
A. PENDAHULUAN
Sastra adalah ungkapan dari pemikiran, pendapat, pengalaman, curahan hati, imajinasi manusia berupa karya tulisan atau lisan yang dapat dibaca, dirasakan bahkan dapat diabadikan . Sastra juga merupakan seni bahasa yang melahirkan sebuah karya, yang disebut karya sastra. Karya sastra yang lahir dapat dinikmati oleh para pembaca, baik untuk mengetahui tentang karya sastra atau hanya sebagai hiburan semata saja.
B. PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN SASTRA
Sastra secara etimologi diambil dari bahasa-bahasa Barat (Eropa) seperti literature (bahasa Inggris), littérature (bahasa Prancis), literatur (bahasa Jerman), dan literatuur (bahasa Belanda). Semuanya berasal dari kata litteratura (bahasa Latin) yang sebenarnya tercipta dari terjemahan kata grammatika (bahasa Yunani). sastra dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang merupakan gabungan dari kata sas, berarti mengarahkan, mengajarkan dan memberi petunjuk. Kata sastra tersebut mendapat akhiran tra yang biasanya digunakan untuk menunjukkan alat atau sarana. Sehingga, sastra berarti alat untuk mengajar, buku petunjuk atau pengajaran.
Berikut adalah beberapa pengertian sastra menurut para ahli
Sumardjo & Saini (1997: 3-4)
Sastra adalah ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Sehingga sastra memiliki unsur-unsur berupa pikiran, 11 pengalaman, ide, perasaan, semangat, kepercayaan (keyakinan), ekspresi atau ungkapan, bentuk dan bahasa.
Mursal Esten
Sastra atau Kesusastraan adalah pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia (masyarakat) melalui bahasa sebagai medium dan memiliki efek yang positif terhadap kehidupan manusia (kemanusiaan).
Sapardi
Sastra itu adalah sebuah lembaga sosial yang menggunakan nahasa sebagai medium. Bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan, dan kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Sastra adalah “karya tulis yang bila dibandingkan dengan tulisan lain, ciri-ciri keunggulan, seperti keaslian, keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya”. Karya sastra berarti karangan yang mengacu pada nilai-nilai kebaikan yang ditulis dengan bahasa yang indah. Sastra memberikan wawasan yang umum tentang masalah manusiawi, sosial, maupun intelektual, dengan caranya yang khas. Pembaca sastra dimungkinkan untuk menginterpretasikan teks sastra sesuai dengan wawasannya sendiri.
Aristoteles
Sastra sebagai kegiatan lainnya melalui agama, ilmu pengetahuan dan filsafat.
2. JENIS-JENIS SASTRA
1. Puisi
Puisi adalah karya tulis yang diciptakan seseorang (disebut penyair) dalam bentuk tulisan indah dan penuh penuh makna.Puisi ditulis dengan menggunakan pola dan diksi tertulis, dengan bahasa berkualitas estetis pada makna semantis.
Hingga kini, jenis-jenis puisi yang dikenal dan berkembang di masyarakat pun bervariasi, dimana diantaranya adalah :
• Puisi Naratif : adalah ungkapan cerita atau penyampaian berupa penjelasan dari penyair. Contohnya Balada (cerita tentang tokoh pujian) dan Romansa (mengenai kisah percintaan).
• Puisi Lirik : adalah luapan batin pribadi dari penyairnya dengan segala macam endapan pengalaman. Contohnya yakni Elegi (puisi tentang perasaan duka), Serenada (Sajak percintaan yang bisa dinyanyikan) dan Ode (puisi mengenai pujian terhadap seseorang).
• Puisi Deskriptif : merupakan sebuah jenis puisi dimana penyair bertindak sebagai pemberi masukan / kesan mengenai sesuatu yang telah menarik minat atau perhatiannya. Contoh jenis ini yakni Satire (ungkapan ketidakpuasan akan sesuatu) dan Kritik Sosial (rasa tidak puas terhadap seseorang).
2. Prosa
Prosa adalah sebuah karya sastra yang berbentuk tulisan berupa karangan bebas dan umum, yang tidak bergantung pada irama, maupun kemerduan bunyi layaknya puisi. Prosa biasanya bertemakan cerita kehidupan sehari-hari, sebuah peristiwa ataupun keadaan tertentu.
Secara umum, jenis Prosa dibagi menjadi 2 macam, yakni Prosa Fiksi dan Non Fiksi :
• Prosa Fiksi : Disebut juga sebagai karangan narasi sugestif/imajinatif. Yakni, sebuah uraian cerita yang dibuat oleh penyair, dengan tidak terlalu mementingkan kebenarannya. Dalam artian, belum bisa dipastikan benar atau tidaknya. Contoh Prosa Fiksi antara lain Cerpen, Novel dan Dongeng.
• Prosa Non Fiksi : adalah kebalikan dari Prosa Fiksi. Pengertiannya adalah sebuah ulasan cerita dari apa yang diketahui pengarang, dengan bukti atau fakta yang valid, yakni bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya melalui pengamatan pengarang. Contoh Prosa Non Fiksi adalah Artikel, Tajuk Rencana, Opini, Feature dan Biografi.
3. Drama
Drama adalah salah satu jenis karya sastra yang memadukan unsur puisi dan prosa didalamnya, dengan mendeskripsikan suatu peristiwa, kejadian dan perjalanan kehidupan dalam bentuk dialog pementasan. Drama akan mengusung beberapa tokoh didalam pementasan panggung, dengan masing-masing tokoh akan membawakan karakter tersendiri, sesuai dengan naskah dan alur cerita yang dimainkan. Dalam sebuah buku karya Sumardjo, dia menyebutkan bahwa drama adalah karya sastra yang mengungkapkan cerita, melalui dialog-dialog para tokohnya.
Drama berbeda dengan jenis sastra berbentuk tulisan seperti Puisi dan Prosa, keberadaannya lebih kepada praktek dengan melibatkan emosional para penonton, serta membawa mereka ke dalam cerita dari drama itu sendiri. Sebuah pementasan drama juga memiliki beberapa struktur drama, diantaranya adalah Babak, adegan, dialog, prolog dan epilog.
• Babak : Istilah yang sama dengan kata Episode maupun segmen. Pada setiap babak, akan dimuat satu kesatuan kisah kecil, yang akan menjadi bagian penting dalam keseluruhan tema drama yang dimainkan.
• Adegan : merupakan tahap dalam pergantian peristiwa, yang ditandai dengan pertukaran tokoh maupun setting waktu dan musik pengiring.
• Dialog : adalah Bagian dari drama yang berupa segenap percakapan antara satu tokoh dengan tokoh yang lain.
• Prolog : dikatakan juga sebagai bagian pembuka dalam suatu pertunjukan drama, yang akan menjadi bagian umum dari drama yang dimainkan.
• Epilog : yaitu bagian terakhir dari pementasan drama, yang berisi kesimpulan dan penutup.
4. Esai
Secara umum, Esai adalah suatu tulisan yang mendeskripsikan opini dari penulis mengenai subjek-subjek tertentu. Esai juga diartikan sebagai kupasan suatu hal yang didasari argumen oleh seseorang.
Sebuah tulisan esai memuat 3 bagian, antara lain adalah :
• Pembukaan : adalah bagian permulaan yang berisi sekeping informasi yang mengidentifikasi subjek bahasan yang akan dinilai dan diulas oleh pengarang
• Isi : berisi seluruh bagian penting dan ulasan inti yang dikembangkan oleh si penulis
• Penutup : yakni bagian simpulan yang berisi ide pokok, ringkasan isi, serta tambahan beberapa observasi tentang subyek yang telah dinilai.
5. Novel
Novel adalah salah satu Jenis Karya Sastra yang berisi cerita panjang, mengenai kisah seseorang dengan tokoh / orang lain, serta menempatkan watak maupun perilaku masing-masing didalamnya.Kata ini berasal dari bahasa Italia novella yang berarti “baru”, “berita”, atau “cerita pendek mengenai sesuatu yang baru”, dan kata itu sendiri berasal dari bahasa Latin novella, bentuk jamak dari novellus, yang disingkat novus, artinya “baru”.
3. MANFAAT SASTRA
Sastra memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah:
• Dapat menghibur pembaca/pendengar.
• Memperkaya pengetahuan intelektual pembaca/pendengar.
• Dapat dijadikan bahan penelitian.
• Dapat membuka wawasan yang berkenaan dengan peradaban manusia.
• Dapat melatih imajinasi pembaca/pendengar.
• Sastra juga dapat membuka mata melihat dunia di luar lingkup yang dapat kita jelajahi.
4. FUNGSI SASTRA
1. Fungsi Religius
Karya sastra yang menyajikan ajaran-ajaran agama yang positif dapat menjadi contoh dan patutan bagi para pembaca dan pendengarnya.
2. Fungsi Moralitas
Banyak bentuk karya sastra yang mengangkat tema tentang kebaikan selalu menjadi hal yang lebih mulia dari kejahatan. Hal ini merupakan bentuk pesan moral kepada setiap manusia agar senantiasa melakukan kebaikan dalam kehidupan ini demi terciptanya rasa aman dan kedamaian.
3. Fungsi Rekreatif
Karya sastra yang satu biasanya menampilkan kisah atau cerita yang bersifat hiburan atau netral tanpa ada dialektika tokoh protagonist dan antagonis.
4. Fungsi Didaktif
Sastra yang memiliki fungsi sebagai didaktif biasanya berisi tentang karya yang membawa pesan, amanat, saran, kritik, opini dan lainnya. Hal ini bertujuan untuk memberikan pesan pendidikan yang berisi tentang nilai kebaikan dan budi pekerti yang luhur.kepada pembacanya.
5. Fungsi Estetis
Bentuk karya sastra yang memiliki fungsi estetis memang mengutamakan akan nilai keindahan serta hal-hal lainnya yang membuat hati senang.
C. PENUTUPAN
• KESIMPULAN
Pembelajaran sastra sangat diperlukan untuk kalangan siswa/mahasiswa karna sastra sangat banyak manfaat dan kaitannya terhadap kehidupan kita sehari-hari. Satra dapat menjadi sarana bagi orang-orang yang malu tampil di depan umum tapi ingin mengungkapkan curahan hatinya, dan dengan adanya sastra mereka dapat mengungkapkan isi hati mereka melalui tulisan. Sastra juga dapat menjadi hiburan sekaligus pembelajaran diwaktu bersamaan tanpa mengurangi maknanya.
• SARAN
Sering sekali orang-orang menyepelekan pembelajaran sastra ini hanya karna mereka merasa bahwa belajar tentang sastra hanya belajar tentang bahasa saja yang dapat membuat mereka bosan. Padahal dengan adanya pembelajaran sastra dapat membentuk karakter dan kepribadian sesorang. Tapi menurut saya pelajaran sastra adalah pelajaran yang penting sebab banyak orang yang sedang mengalami masa sulit bisa mengatasinya hanya dengan mencurahkan isi hatinya melalui tulisan. Baik dalam bentuk puisi, cerpen, atau bahkan novel. Kedepannya saya harap semoga pelajaran ini semakin diminati oleh banyak orang dan semakin diapresiasi oleh banyak orang.
DAFTAR PUSTAKA
https://serupa.id/sastra-pengertian-sejarah-jenis-fungsi/
https://www.sastrawacana.id/2020/08/definisi-karya-sastra-menurut-para-ahli.html
https://pelajarindo.com/jenis-karya-sastra/
https://www.indonesiana.id/read/154431/sejarah-dan-manfaat-sastra-indonesia#:~:text=Sastra%20memiliki%20banyak%20sekali%20manfaat,yang%20berkenaan%20dengan%20peradaban%20manusia.
https://www.linguistikid.com/2017/06/fungsi-sastra-bagi-kehidupan-manusia.html
Komentar
Posting Komentar